perawatan lantai marmer

5 Perawatan Lantai Marmer agar Mengkilap Seperti Baru

Facebook
Twitter
LinkedIn

Lantai marmer selalu menjadi pilihan elegan untuk mempercantik hunian atau ruang komersial, tetapi tanpa perawatan lantai marmer yang tepat, keindahannya bisa memudar seiring waktu. Marmer yang kusam, tergores, atau bernoda tidak hanya mengurangi estetika ruangan, tetapi juga menurunkan nilai investasi properti Anda.

Untungnya, dengan perawatan rutin, Anda bisa mempertahankan kilau alaminya sekaligus memperpanjang umur lantai marmer. Mulai dari pembersihan harian hingga treatment khusus seperti kristalisasi, setiap langkah perawatan akan melindungi marmer dari kerusakan dan menjaga tampilannya tetap mewah.

Jangan biarkan lantai marmer Anda kehilangan pesonanya hanya karena kurang perhatian. Dengan teknik dan produk yang tepat, marmer bisa tetap bersinar seperti baru selama bertahun-tahun. Untuk hasil terbaik, pastikan Anda menggunakan bahan bangunan berkualitas yang mendukung perawatan optimal.

Produk Kami:

Mengapa Perawatan Lantai Marmer Penting

Lantai marmer memang cantik, tetapi tanpa perawatan yang tepat, keindahannya bisa cepat memudar. Tahukah Anda bahwa marmer memiliki karakteristik unik yang membuatnya rentan rusak? Mari pahami mengapa perawatan marmer sangat penting untuk menjaga keawetannya.

1. Karakteristik Marmer sebagai Batu Alam Berpori

Marmer terbuat dari bahan alami yang memiliki pori-pori kecil di permukaannya. Hal ini membuatnya mudah menyerap cairan, termasuk noda dari tumpahan minuman atau minyak.

Jika tidak segera dibersihkan, noda bisa meresap dalam dan sulit dihilangkan. Itulah mengapa Anda perlu merawatnya secara rutin agar pori-pori tetap tertutup dan terlindungi.

2. Kerentanan terhadap Asam dan Bahan Kimia Keras

Marmer sangat sensitif terhadap zat asam, seperti cuka atau cairan pembersih yang terlalu keras. Bahan-bahan ini bisa mengikis permukaan marmer, membuatnya kusam dan kasar. Sebaiknya, gunakan pembersih khusus marmer yang pH-nya netral agar lantai tetap aman dan berkilau.

3. Dampak Penggunaan Sehari-hari terhadap Kilap Marmer

Aktivitas harian seperti lalu lintas kaki atau gesekan benda keras bisa mengurangi kilap alami marmer. Debu dan partikel kecil yang menempel juga berpotensi menggores permukaannya. Dengan perawatan berkala seperti pelapisan sealant atau polishing, Anda bisa mempertahankan kemewahan lantai marmer lebih lama.

5 Metode Perawatan Lantai Marmer yang Efektif

perawatan lantai marmer yang efektif

Ingin lantai marmer Anda selalu terlihat mewah dan berkilau seperti baru? Kuncinya ada pada perawatan yang tepat dan konsisten. Berikut lima metode perawatan lantai marmer yang terbukti efektif untuk menjaga keindahan dan keawetan marmer Anda dalam jangka panjang.

1. Pembersihan Rutin dengan Bahan yang Tepat

Lantai marmer perlu dibersihkan secara rutin untuk mencegah penumpukan kotoran yang bisa merusak permukaannya. Untuk pembersihan harian, cukup sapu atau vacuum untuk menghilangkan debu dan partikel kasar.

Sedangkan untuk pembersihan basah, lakukan 1-2 kali seminggu menggunakan pembersih khusus marmer dengan pH netral atau sabun castile yang lembut.

Selalu gunakan pel microfiber karena lebih aman dan efektif menyerap kotoran tanpa meninggalkan goresan. Hindari bahan abrasif seperti sikat kasar atau pembersih yang mengandung asam (cuka, lemon, atau pemutih) karena bisa merusak lapisan alami marmer.

2. Polishing Profesional Berkala

Seiring waktu, lantai marmer bisa kehilangan kilap alaminya akibat penggunaan sehari-hari. Untuk mengembalikan kemilaunya, lakukan polishing profesional setiap 6-12 bulan sekali, tergantung tingkat kepadatan lalu lintas di area tersebut.

Proses polishing meliputi grinding, honing, dan finishing dengan diamond pad untuk menghaluskan permukaan. Setelah itu, aplikasikan sealant untuk melindungi pori-pori marmer.

Jika lantai marmer Anda sudah sangat kusam atau tergores dalam, lebih baik serahkan pada ahli. Namun, untuk perawatan ringan, Anda bisa menggunakan polishing kit khusus marmer yang tersedia di pasaran.

3. Sealing untuk Perlindungan Maksimal

Sealer berfungsi sebagai lapisan pelindung yang mencegah noda dan cairan meresap ke dalam pori-pori marmer. Ada dua jenis sealer yang umum digunakan, penetrating sealer (meresap ke dalam pori) dan topical sealer (membentuk lapisan di permukaan).

Aplikasikan sealer setiap 1-2 tahun sekali, tergantung jenis produk dan tingkat penggunaan lantai. Untuk mengecek apakah sealer masih efektif, teteskan air di permukaan marmer. Jika air tidak membentuk bulatan dan langsung meresap, berarti sudah waktunya untuk resealing.

4. Perawatan Noda dan Goresan

Noda pada marmer harus ditangani secepat mungkin untuk mencegahnya menetap. Untuk noda organik (kopi, teh), gunakan campuran baking soda dan air. Sedangkan noda minyak bisa diatasi dengan pasta hidrogen peroksida dan tepung maizena (poultice method).

Goresan ringan dapat diperbaiki menggunakan fine abrasive compound atau bubuk marmer khusus. Namun, jika goresan dalam atau meluas, sebaiknya hubungi profesional untuk menghindari kerusakan lebih parah.

5. Maintenance Preventif

Pencegahan selalu lebih baik daripada memperbaiki. Letakkan keset di area pintu masuk untuk mengurangi debu dan partikel kasar. Gunakan pelindung kaki furniture untuk menghindari goresan saat furnitur digeser.

Jaga kelembaban ruangan agar marmer tidak terlalu lembap atau kering, yang bisa memicu retak. Lakukan inspeksi rutin setiap beberapa bulan untuk mendeteksi masalah sejak dini. Dengan perawatan preventif yang baik, lantai marmer Anda akan tetap indah dan tahan lama.

Baca juga: Membersihkan Keramik Lantai Anti Slip Tanpa Merusak Tekstur

Bahan Kimia yang Aman untuk Perawatan Marmer

cara membersihkan lantai marmer

Memilih produk pembersih yang tepat adalah kunci menjaga marmer tetap indah tanpa merusaknya. Marmer sangat sensitif terhadap bahan kimia tertentu, jadi Anda perlu cermat memilih produk yang aman. Berikut panduan lengkapnya:

1. Pembersih pH Netral yang Direkomendasikan

Untuk perawatan harian, pilihlah pembersih khusus marmer dengan pH netral (7-8,5). Beberapa merek profesional seperti StoneTech atau Miracle Sealants menyediakan produk khusus yang diformulasikan untuk batu alam. Anda juga bisa menggunakan sabun bayi atau sabun Castile yang diencerkan sebagai alternatif ekonomis.

2. Bahan Alami yang Aman Digunakan

Beberapa bahan alami bisa menjadi solusi perawatan lantai marmer darurat:

  • Sabun lembut (mild soap) untuk pembersihan rutin
  • Baking soda untuk noda ringan (gunakan sebagai pasta dengan air)
  • Hidrogen peroksida 3% untuk noda organik membandel

3. Bahan Kimia yang Harus Dihindari

Hati-hati dengan produk yang mengandung:

  • Asam (cuka, lemon, pembersih keramik)
  • Ammonia (bisa menyebabkan perubahan warna)
  • Bleach (merusak struktur kristal marmer)
  • Alkali kuat (dapat mengikis permukaan)

4. Cara Membaca Label Produk

Selalu perhatikan komposisi produk sebelum membeli. Cari keterangan “marble-safe” atau “pH neutral”. Hindari produk yang mengandung acid, vinegar, atau citrus dalam komposisinya. Jika ragu, lakukan tes di area kecil yang tidak terlihat sebelum digunakan di seluruh permukaan.

Rahasia Marmer Indah Sepanjang Masa

Dengan perawatan yang tepat, lantai marmer Anda akan tetap memancarkan kemewahan alaminya selama bertahun-tahun. Mulai dari pembersihan rutin, polishing berkala, hingga perlindungan dengan sealer, setiap langkah perawatan berperan penting dalam menjaga keindahan marmer.

Ingatlah untuk selalu menggunakan produk khusus yang aman dan menghindari bahan kimia keras. Kini Anda memiliki semua pengetahuan yang dibutuhkan untuk merawat marmer seperti profesional!

Untuk hasil terbaik, lengkapi perawatan lantai marmer Anda dengan bahan bangunan berkualitas dari sumber terpercaya. Kunjungi Sorong Mandiri Sejahtera untuk menemukan produk-produk unggulan yang mendukung perawatan marmer optimal. 

Need Help? Chat with us